Chat via WhatsApp
Kamus Digital Webside.id

Apa Itu Video Ads?

Video Ads adalah format atau kanal iklan dalam konteks iklan digital, targeting, bidding, creative, landing page, dan tracking yang menayangkan pesan berbayar kepada audiens sesuai aturan targeting dan bidding.

Pengertian Video Ads

Video Ads adalah format atau kanal iklan dalam konteks iklan digital, targeting, bidding, creative, landing page, dan tracking yang menayangkan pesan berbayar kepada audiens sesuai aturan targeting dan bidding. Nilai utamanya terlihat saat media buyer, marketer, dan tim creative harus menghubungkan kebutuhan nyata dengan iklan digital, targeting, bidding, creative, landing page, dan tracking, data yang tersedia, serta batasan operasional.

Hal yang perlu diperhatikan adalah kualitas budget, audience dan bid. Evaluasi tidak cukup berhenti pada satu angka; CTR, CPC dan CPL perlu dibaca bersama konteks perubahan dan dampaknya terhadap pengguna atau bisnis.

Cara Kerja Video Ads

  1. Untuk Video Ads, tentukan konteks penggunaan Video Ads dan keputusan apa yang perlu dibantu oleh istilah ini.
  2. Identifikasi komponen yang terlibat, misalnya budget, audience, dan ad set.
  3. Terapkan pada ruang lingkup yang jelas dan dokumentasikan asumsi agar tim memakai definisi yang sama.
  4. Evaluasi dampaknya menggunakan indikator seperti CTR dan CPC.

Manfaat dan Kegunaan

  • Membantu memisahkan masalah data, proses, teknologi, dan keputusan sehingga perbaikannya lebih tepat sasaran.
  • Memudahkan evaluasi karena perubahan dapat dibandingkan terhadap baseline dan indikator yang disepakati.
  • Membuat hasil Video Ads dapat ditinjau bersama indikator seperti CTR, CPC, dan CPL.
  • Membuat eksperimen dan perbaikan berikutnya lebih cepat karena pembelajaran sebelumnya terdokumentasi.

Penerapan dalam Bisnis

Tim biasanya membutuhkan Video Ads ketika tim perlu membandingkan beberapa format iklan tanpa mencampur hasil eksperimen. Gunakan creative test untuk menyamakan konteks, data, dan keputusan yang akan diambil. Hasilnya dapat ditinjau melalui CTR dan CPC.

Contoh Video Ads

Contohnya, tracking konversi tidak konsisten antara platform iklan dan website. Tim mendokumentasikan kondisi awal dalam creative test, menerapkan Video Ads pada ruang lingkup terbatas, lalu membandingkan ROAS dengan CPC. Hasil dan alasan perubahan dicatat pada conversion report sebelum pendekatan diperluas.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

  • Menerapkan Video Ads tanpa menjelaskan tujuan, baseline, dan keputusan apa yang akan dipengaruhi.
  • Menganggap korelasi sebagai penyebab tanpa melakukan verifikasi atau pengujian tambahan.
  • Menerapkan aturan yang sama ke seluruh kasus meskipun konteks, audiens, atau batasannya berbeda.
  • Menggunakan data yang periodenya, definisinya, atau sumbernya berbeda lalu membandingkannya seolah setara.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu Video Ads?

Video Ads adalah format atau kanal iklan dalam konteks iklan digital, targeting, bidding, creative, landing page, dan tracking yang menayangkan pesan berbayar kepada audiens sesuai aturan targeting dan bidding.

Kapan Video Ads perlu diprioritaskan?

Video Ads layak diprioritaskan ketika masalah sudah berdampak pada hasil, menimbulkan pekerjaan ulang, atau membuat tim sulit membedakan kondisi normal dengan anomali. Prioritas sebaiknya ditentukan dari dampak dan bukti, bukan tren.

Apa kesalahan umum saat menggunakan Video Ads?

Kesalahan yang sering terjadi adalah menerapkan Video Ads tanpa tujuan dan baseline, mencampur data yang tidak sebanding, serta mengubah terlalu banyak faktor sekaligus.