Chat via WhatsApp
Kamus Digital Webside.id

Apa Itu Landing Page Experience Experiment?

Landing Page Experience Experiment adalah pengujian terkontrol terhadap perubahan pada landing page experience untuk mengukur dampak dan membedakan hasil nyata dari asumsi.

Pengertian Landing Page Experience Experiment

Landing Page Experience Experiment adalah pengujian terkontrol terhadap perubahan pada landing page experience untuk mengukur dampak dan membedakan hasil nyata dari asumsi. Nilai utamanya terlihat saat media buyer, marketer, dan tim creative harus menghubungkan kebutuhan nyata dengan iklan digital, targeting, bidding, creative, landing page, dan tracking, data yang tersedia, serta batasan operasional.

Penerapannya perlu diuji terhadap budget, audience dan bid. Hasilnya kemudian dapat dinilai melalui CTR, CPC dan CPL. Jika definisi, data, dan ruang lingkup tidak konsisten, tim mudah mengambil kesimpulan yang terlihat benar tetapi tidak relevan dengan tujuan.

Cara Kerja Landing Page Experience Experiment

  1. Untuk Landing Page Experience Experiment, tentukan tujuan dan ruang lingkup landing page experience sebelum memilih tool atau metode.
  2. Siapkan input yang relevan seperti budget, audience, dan data pendukung lainnya.
  3. Jalankan proses dengan kriteria keberhasilan dan penanggung jawab yang jelas.
  4. Review hasil melalui CTR, CPC, lalu dokumentasikan perbaikannya.

Manfaat dan Kegunaan

  • Memberi dasar yang lebih jelas untuk menentukan prioritas berdasarkan dampak, bukan asumsi.
  • Mengurangi pekerjaan ulang akibat keputusan yang tidak terdokumentasi atau definisi yang berbeda.
  • Membuat hasil Landing Page Experience Experiment dapat ditinjau bersama indikator seperti CTR, CPC, dan CPL.
  • Membuat definisi dan ruang lingkup Landing Page Experience Experiment lebih konsisten ketika digunakan oleh beberapa tim.

Penerapan dalam Bisnis

Salah satu konteks praktis Landing Page Experience Experiment adalah saat kampanye menghasilkan banyak klik tetapi sedikit lead berkualitas. Gunakan media plan untuk menyamakan konteks, data, dan keputusan yang akan diambil. Hasilnya dapat ditinjau melalui CTR dan CPC.

Contoh Landing Page Experience Experiment

Misalnya, biaya akuisisi meningkat setelah audiens dan creative mulai jenuh. Tim terlebih dahulu menetapkan baseline dan kriteria sukses, kemudian menggunakan Landing Page Experience Experiment untuk satu bagian proses. Setelah data cukup, mereka meninjau conversion rate serta ROAS dan memasukkan keputusan lanjutan ke ad set.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

  • Menerapkan Landing Page Experience Experiment tanpa menjelaskan tujuan, baseline, dan keputusan apa yang akan dipengaruhi.
  • Menerapkan aturan yang sama ke seluruh kasus meskipun konteks, audiens, atau batasannya berbeda.
  • Menggunakan data yang periodenya, definisinya, atau sumbernya berbeda lalu membandingkannya seolah setara.
  • Mengejar satu metrik sambil mengabaikan kualitas, biaya, pengalaman pengguna, atau risiko.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu Landing Page Experience Experiment?

Landing Page Experience Experiment adalah pengujian terkontrol terhadap perubahan pada landing page experience untuk mengukur dampak dan membedakan hasil nyata dari asumsi.

Bagaimana cara mengevaluasi Landing Page Experience Experiment?

Evaluasi Landing Page Experience Experiment dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah tindakan. Gunakan CTR, CPC, dan satu indikator kualitas agar hasil tidak dinilai dari satu metrik saja.

Apa kesalahan umum saat menggunakan Landing Page Experience Experiment?

Kesalahan yang sering terjadi adalah menerapkan Landing Page Experience Experiment tanpa tujuan dan baseline, mencampur data yang tidak sebanding, serta mengubah terlalu banyak faktor sekaligus.