Chat via WhatsApp
Kamus Digital Webside.id

Apa Itu REST API?

REST API adalah API yang menggunakan prinsip REST, umumnya memakai HTTP method seperti GET, POST, PUT, dan DELETE untuk mengakses resource.

Juga dikenal sebagaiREST

Pengertian REST API

REST API adalah API yang menggunakan prinsip REST, umumnya memakai HTTP method seperti GET, POST, PUT, dan DELETE untuk mengakses resource. Penggunaan REST API sebaiknya dimulai dari masalah yang jelas. Bagi developer, designer, dan pengelola website, istilah ini berguna untuk membedakan tujuan, proses, indikator, dan risiko dalam arsitektur web, frontend, backend, browser, API, dan performa.

Penerapannya perlu diuji terhadap requirement, kode dan aset. Hasilnya kemudian dapat dinilai melalui Core Web Vitals, response time dan error rate. Jika definisi, data, dan ruang lingkup tidak konsisten, tim mudah mengambil kesimpulan yang terlihat benar tetapi tidak relevan dengan tujuan.

Cara Kerja REST API

  1. Untuk REST API, tentukan konteks penggunaan REST API dan keputusan apa yang perlu dibantu oleh istilah ini.
  2. Identifikasi komponen yang terlibat, misalnya requirement, kode, dan source code.
  3. Terapkan pada ruang lingkup yang jelas dan dokumentasikan asumsi agar tim memakai definisi yang sama.
  4. Evaluasi dampaknya menggunakan indikator seperti Core Web Vitals dan response time.

Manfaat dan Kegunaan

  • Membuat eksperimen dan perbaikan berikutnya lebih cepat karena pembelajaran sebelumnya terdokumentasi.
  • Membantu memisahkan masalah data, proses, teknologi, dan keputusan sehingga perbaikannya lebih tepat sasaran.
  • Membuat hasil REST API dapat ditinjau bersama indikator seperti Core Web Vitals, response time, dan error rate.
  • Membantu mendeteksi risiko lebih awal sebelum berdampak pada pengguna, biaya, atau stabilitas proses.

Penerapan dalam Bisnis

Salah satu konteks praktis REST API adalah saat aplikasi web berkembang cepat dan struktur kode mulai sulit dipelihara. Gunakan API contract untuk menyamakan konteks, data, dan keputusan yang akan diambil. Hasilnya dapat ditinjau melalui Core Web Vitals dan response time.

Contoh REST API

Sebagai contoh praktis, aplikasi web berkembang cepat dan struktur kode mulai sulit dipelihara. Tim menguji REST API dengan data atau skenario representatif, mencatat temuan pada component library, lalu memverifikasi apakah conversion rate membaik tanpa merusak response time. Pembelajaran akhirnya dimasukkan ke API contract.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

  • Menerapkan REST API tanpa menjelaskan tujuan, baseline, dan keputusan apa yang akan dipengaruhi.
  • Mengubah terlalu banyak faktor sekaligus sehingga penyebab peningkatan atau penurunan hasil tidak diketahui.
  • Tidak menentukan pemilik tindakan sehingga temuan berhenti sebagai laporan tanpa perbaikan.
  • Memulai dari tool atau fitur sebelum menjelaskan masalah dan hasil yang ingin dicapai.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu REST API?

REST API adalah API yang menggunakan prinsip REST, umumnya memakai HTTP method seperti GET, POST, PUT, dan DELETE untuk mengakses resource.

Data apa yang dibutuhkan untuk menerapkan REST API?

Kebutuhan datanya bergantung pada konteks, tetapi biasanya mencakup requirement, kode, serta baseline hasil. Pastikan definisi dan periode data konsisten sebelum menarik kesimpulan.

Apa kesalahan umum saat menggunakan REST API?

Kesalahan yang sering terjadi adalah menerapkan REST API tanpa tujuan dan baseline, mencampur data yang tidak sebanding, serta mengubah terlalu banyak faktor sekaligus.