Chat via WhatsApp
Kamus Digital Webside.id

Apa Itu DMARC?

DMARC adalah konsep email marketing dan CRM yang digunakan untuk mengelola kontak, consent, segmentasi, pesan, automasi, atau riwayat hubungan pelanggan.

Juga dikenal sebagaiDMARC

Pengertian DMARC

DMARC adalah konsep email marketing dan CRM yang digunakan untuk mengelola kontak, consent, segmentasi, pesan, automasi, atau riwayat hubungan pelanggan. Pada implementasi sehari-hari, DMARC menjadi relevan karena keputusan dalam database kontak, segmentasi, email, nurturing, dan riwayat pelanggan sering melibatkan beberapa data, kanal, atau komponen sekaligus.

Hal yang perlu diperhatikan adalah kualitas contact data, consent dan segment. Evaluasi tidak cukup berhenti pada satu angka; deliverability, open rate dan click rate perlu dibaca bersama konteks perubahan dan dampaknya terhadap pengguna atau bisnis.

Cara Kerja DMARC

  1. Untuk DMARC, tentukan konteks penggunaan DMARC dan keputusan apa yang perlu dibantu oleh istilah ini.
  2. Identifikasi komponen yang terlibat, misalnya contact data, consent, dan email sequence.
  3. Terapkan pada ruang lingkup yang jelas dan dokumentasikan asumsi agar tim memakai definisi yang sama.
  4. Evaluasi dampaknya menggunakan indikator seperti deliverability dan open rate.

Manfaat dan Kegunaan

  • Memudahkan evaluasi karena perubahan dapat dibandingkan terhadap baseline dan indikator yang disepakati.
  • Membantu mendeteksi risiko lebih awal sebelum berdampak pada pengguna, biaya, atau stabilitas proses.
  • Membuat hasil DMARC dapat ditinjau bersama indikator seperti deliverability, open rate, dan click rate.
  • Membantu memisahkan masalah data, proses, teknologi, dan keputusan sehingga perbaikannya lebih tepat sasaran.

Penerapan dalam Bisnis

Salah satu konteks praktis DMARC adalah saat newsletter memiliki daftar besar namun engagement terus menurun. Gunakan segment untuk menyamakan konteks, data, dan keputusan yang akan diambil. Hasilnya dapat ditinjau melalui deliverability dan open rate.

Contoh DMARC

Contohnya, data kontak duplikat membuat laporan dan personalisasi tidak akurat. Tim mendokumentasikan kondisi awal dalam CRM pipeline, menerapkan DMARC pada ruang lingkup terbatas, lalu membandingkan click rate dengan deliverability. Hasil dan alasan perubahan dicatat pada automation rule sebelum pendekatan diperluas.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

  • Menerapkan DMARC tanpa menjelaskan tujuan, baseline, dan keputusan apa yang akan dipengaruhi.
  • Menerapkan aturan yang sama ke seluruh kasus meskipun konteks, audiens, atau batasannya berbeda.
  • Menggunakan data yang periodenya, definisinya, atau sumbernya berbeda lalu membandingkannya seolah setara.
  • Mengejar satu metrik sambil mengabaikan kualitas, biaya, pengalaman pengguna, atau risiko.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu DMARC?

DMARC adalah konsep email marketing dan CRM yang digunakan untuk mengelola kontak, consent, segmentasi, pesan, automasi, atau riwayat hubungan pelanggan.

Kapan DMARC perlu diprioritaskan?

DMARC layak diprioritaskan ketika masalah sudah berdampak pada hasil, menimbulkan pekerjaan ulang, atau membuat tim sulit membedakan kondisi normal dengan anomali. Prioritas sebaiknya ditentukan dari dampak dan bukti, bukan tren.

Bagaimana cara mengevaluasi DMARC?

Evaluasi DMARC dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah tindakan. Gunakan deliverability, open rate, dan satu indikator kualitas agar hasil tidak dinilai dari satu metrik saja.