Pengertian Deliverability
Deliverability adalah konsep email marketing dan CRM yang digunakan untuk mengelola kontak, consent, segmentasi, pesan, automasi, atau riwayat hubungan pelanggan. Secara operasional, Deliverability membantu memberi struktur pada pekerjaan yang berhubungan dengan database kontak, segmentasi, email, nurturing, dan riwayat pelanggan, terutama ketika hasil harus dapat diukur dan diulang.
Penerapannya perlu diuji terhadap contact data, consent dan segment. Hasilnya kemudian dapat dinilai melalui deliverability, open rate dan click rate. Jika definisi, data, dan ruang lingkup tidak konsisten, tim mudah mengambil kesimpulan yang terlihat benar tetapi tidak relevan dengan tujuan.
Cara Kerja Deliverability
- Untuk Deliverability, tentukan konteks penggunaan Deliverability dan keputusan apa yang perlu dibantu oleh istilah ini.
- Identifikasi komponen yang terlibat, misalnya contact data, consent, dan email sequence.
- Terapkan pada ruang lingkup yang jelas dan dokumentasikan asumsi agar tim memakai definisi yang sama.
- Evaluasi dampaknya menggunakan indikator seperti deliverability dan open rate.
Manfaat dan Kegunaan
- Memberi dasar yang lebih jelas untuk menentukan prioritas berdasarkan dampak, bukan asumsi.
- Mengurangi pekerjaan ulang akibat keputusan yang tidak terdokumentasi atau definisi yang berbeda.
- Membuat hasil Deliverability dapat ditinjau bersama indikator seperti deliverability, open rate, dan click rate.
- Membuat definisi dan ruang lingkup Deliverability lebih konsisten ketika digunakan oleh beberapa tim.
Penerapan dalam Bisnis
Deliverability berguna ketika email otomatis harus berhenti ketika lead sudah dibalas atau berpindah tahap. Gunakan CRM pipeline untuk menyamakan konteks, data, dan keputusan yang akan diambil. Hasilnya dapat ditinjau melalui deliverability dan open rate.
Contoh Deliverability
Contohnya, tim perlu membedakan pesan untuk prospek baru, pelanggan aktif, dan pelanggan pasif. Tim mendokumentasikan kondisi awal dalam CRM pipeline, menerapkan Deliverability pada ruang lingkup terbatas, lalu membandingkan lead progression dengan click rate. Hasil dan alasan perubahan dicatat pada contact timeline sebelum pendekatan diperluas.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
- Menerapkan Deliverability tanpa menjelaskan tujuan, baseline, dan keputusan apa yang akan dipengaruhi.
- Memulai dari tool atau fitur sebelum menjelaskan masalah dan hasil yang ingin dicapai.
- Menganggap korelasi sebagai penyebab tanpa melakukan verifikasi atau pengujian tambahan.
- Menerapkan aturan yang sama ke seluruh kasus meskipun konteks, audiens, atau batasannya berbeda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu Deliverability?
Deliverability adalah konsep email marketing dan CRM yang digunakan untuk mengelola kontak, consent, segmentasi, pesan, automasi, atau riwayat hubungan pelanggan.
Data apa yang dibutuhkan untuk menerapkan Deliverability?
Kebutuhan datanya bergantung pada konteks, tetapi biasanya mencakup contact data, consent, serta baseline hasil. Pastikan definisi dan periode data konsisten sebelum menarik kesimpulan.
Apakah Deliverability harus menggunakan tool tertentu?
Tidak selalu. Tool hanya membantu implementasi. Hal yang lebih penting adalah definisi, data, proses, kepemilikan, dan kriteria keberhasilan yang sesuai dengan kebutuhan.

